<?xml version='1.0' encoding='utf-8'?><!DOCTYPE wml PUBLIC '-//WAPFORUM//DTD WML 1.1//EN' 'http://www.wapforum.org/DTD/wml_1.1.xml'><wml>
<card id="c1" title="cinta">
<do name="b0" type="options" label="Back"><prev/></do>
<p align="center">
</p><p align="left">
<!--w-->Cinta, pasti kata itu sudah tidak asing bagi kita, tapi bagaimanakah konsep cinta yg sesuai dg syar'i.??<br/>♥♥♥♥♥<br/>Cinta : salah satu emosi jiwa, yg pada perwujudannya adlh kerelaan /keikhlasan utk memberi serta menerima, <i>(rela berkorban)</i>
<!--w--> atas dasar sesuatu kita cintai tsb.<br/>Cinta tidak hanya ketertarikan thd lawan jenis saja, tapi bsa thd suatu benda atau apa saja, yg kesemuanya itu tentu harus dilandasi dg kecintaan thd Allah swt.<br/><br/>Lalu bagaimana ketika cinta itu datang?<br/>
<!--w-->Kisah berikut yg patut dijadikan teladan, dari Fatimah binti Rusuli : Setelah menikah dg Ali bin Abi Thalib ra, beliau mengaku pernah menyukai seorang laki-laki, ketika ditanya Fatimah menjawab bahwa laki-laki itu adalah Ali.<br/>Kesimpulannya bahwa, 
<!--w-->sudah ada benih cinta pada diri Fatimah thd Ali, namun beliau simpan rapat-rapat, menata hatinya dg rapi dan mengutarakan disaat yg tepat, yaitu setelah menikah.<br/><br/>Kita tidak bisa pungkiri bahwa cinta itu merupakan fitrah manusia, dan rasa itu 
<!--w-->pasti akan hadir dalam diri kita, bukan berarti boleh mengekspresikan sesuka kita, tapi harus sesuai dg aturan.<br/>Apakah dg pacaran.? Tentu saja tidak, Islam mengajak kita utk menjauhkan diri dari fitnah, sedangkan pacaran akan menjerumuskan kita ke 
<!--w-->dalam fitnah, karena pacaran biasanya akan lebih mengedepankan nafsu, dan pacaran tak lebih hanyalah topeng dari sebuah perzinaan.<br/>Bukankah hidup ini untuk mengendalikan hawa nafsu.??<br/><br/> 
<!--w-->Memang hubungan yg diridhai Allah adalah dlm ikatan pernikahan.<br/>Apakah itu berarti kita harus buru-buru menikah.??<br/>Bukan begitu, karena utk menuju pernikahan bukanlah hal yg mudah, semudah membalik telapak tangan.<br/>
<!--w-->Kita harus mempunyai kesiapan yg matang. Untuk itulah pentingnya persiapan sejak dini untuk menuju pernikahan.<br/><br/>
<!--w-->Cinta bukan hanya sekedar angan-angan atau khayalan romantis saja, melainkan suatu realita yg membutuhkan bukti &amp; perwujudan nyata. Tapi yg harus selalu diingat adalah semua harus didasari kecintaan kpd Allah.<br/>Ingat kisah Nabi Ibrahim...??<br/>
<!--w-->Beliau merelakan Ismail as. Untk disembelih atas perintah Allah swt. Yg sampai sekarang kita peringati sbg hari Qurban<br/>Beliau merelakan putra satu2ny yg sangat beliau cintai, karena kecintaanny kepada Allah lebih besar dari sega-galanya.<br/>
Itulah salah satu perwujudan cinta seorang hamba, kepada sang khalik. Karena tak ada yg lebih hakiki daripada cintaNya.<br/>
<!--w--><br/>Begitu juga ketika kita mencintai seseorang, jika dilandasi dg kecintaan kpd Allah, pasti tidak akan melanggar apa yg dilarang olehNnya.<br/>Rasulullah pernah bersabda :<br/><i>"Cintailah kekasihmu secara wajar, karena boleh jadi ia akan membuatmu membencinya kelak dikemudian hari. Dan bencilah musuhmu secara wajar, karena boleh jadi ia akan menjadi kekasihmu kelak di kemudian hari"</i><br/>ini didasarkan pd sifat manusia yg selalu berubah.<br/>Begitu juga dg perasaannya bsa berubah setiap saat.<br/>kecuali jika kalian mempunyai cinta hakiki <i>(cinta yg akan senantiasa tumbuh dan berkembang, hingga menjadi kokoh serta kuat)</i><br/><br/><b>Boleh aja kita mencintai, tapi jgn melebihi cinta kita kpd Allah.</b><br/><br/>
<!--w--></p><p align="center"><br/><a href="http://kajian.wen.su">[ back ]</a><br/><br/>
<img src="http://c.wen.ru/319714.wbmp?CNP" alt="???"/><br/>
</p></card></wml>